Friday, April 21, 2017

Wisata Kampoeng Laweyan




kampung batik adalah kampung yang menyediakan busana busana batik, mulai batik kuno batik tulis batik cap dan batik printing. 
kampung ini sengaja di buka oleh pemerintah untuk wisata lokal maupun mancanegara/turis asing

kawasan ini sempat meraih ke emasan pada tahun 1970.pada masa ini banyak bermunculan juragan-juragan wirausaha besar yang berfokus di bidang membatik. Pengusaha perempuan biasa disebut mbok mase, dan yang laki-laki dipanggil di sebut mas nganten, berikut sebutan kata ole Ketua Forum Pengembangan Kampung Batik Laweyan (FPKBL) di Solo


                                         Bangunan tua arsitektur kuno


sentra batik atau pusat batik berada di kampung laweyan ini karena sejak jaman kerajaan pajang, pada tahun 1542M, bangunan bangunan arsitektur kuno jawa masih berdiri kokoh di kampung ini termasuk peninggalan kerajaan pajang.
Kampoeng  Batik Laweyan di garap dengan cara terpadu, dengan menempati lahan atu tanah seluas kurang lebih 24 ha

berbelanja busana batik ini sebagai oleh oleh waktu berwisata dan jalan jalan di kampung ini, 


                                          tampak gapuro kampung laweyan sebelah barat


kampoeng batik laweyan mempunyai nilai positif untuk kalangan masyarakat yang berperan aktif dalam lingkup menjaga kelestarian batik di sekitar kawasan kampoeng. Kekuatan komunitas masyarakat ini bisa membantu mewujudkan kawasan sekitar kampoeng batik menjadi destinasi  atau tujuan berwisata batik yang ramah dan bagus dikunjungi di kota Solo

Tak hanya menjual pakaian batik, Kampoeng Batik Laweyan juga menyediakan wisata seminar cara membuat batik. Bagi Anda yang ingin mendaftar, Anda dapat mengikuti pelajaran kursus cara membatik selama kurun waktu singkat kurang lebih 2 jam dan Anda dapat membawa oleh oleh berupa hasil karya batik Anda sendiri. Selain itu ada juga pelatihan cara membuat batik secara intensif, untuk mempelajari cara teknik membuat batik tulis atau cap.biaya langsung dapat di tanyakan kepada pengembang Kampoeng Batik Laweyan.

                                        


Pasar Triwindu

Beberapa pengunjung pasar Triwindu
 
Pasar Triwindu merupakan pasar kota Surakarta yang berdiri sejak tahun 1939, pada masa pemerintahan pangeran Mangkunegaran VII.dahulu adalh lokasi penggerak ekonomi sebagai mata pencaharian perdagangan  masyarakat solo di sekitar mangkunegaran dan telah berkembang saat ini sebagai aset wisata kota surakarta kota bengawan salah satu daya tarik industri pariwisata

Pasar Triwindu terletak sangat strategis yang berada di pusat kota solo , selatan keraton mangkunegaran, masuk daerah Keprabon dengan ciri khas makan solo . buka  pasar pada pukul 09.00 sampai 16.00 sore,  pengunjung banyak ketika akhir tahun , abis lebaran  ataupun liburan sekolah, dan paling tidak sehari harinya berdatangan turis asing yang kesini untuk menambah koleksi mereka
ketika berliburan di kota solo.

Sebelum direnovasi, Pasar Triwindu yang merupakan Pasar Rakyat ini terlihat kumuh, kotor dan pengap, kurang terawat, dagangannya diletakkan ditempat terbuka, biasanya pembeli dan penjual lesehan dengan gelaran dibawah, sambil ngopi, entah apa saja yang dicetuskan untuk mendapatkan ide-ide yang baik, kemungkinan besar jika dibiarkan terus menerus akan menjadi Pasar tumpah dari pedagang asongan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan barang-barang antik dan barang bekas lainnya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kinantisekardjagad/pasar-antik-triwindu-solo-terkenal-sampai-mancanegara_54f3a7987455139e2b6c7bd0
Sebelum direnovasi, Pasar Triwindu yang merupakan Pasar Rakyat ini terlihat kumuh, kotor dan pengap, kurang terawat, dagangannya diletakkan ditempat terbuka, biasanya pembeli dan penjual lesehan dengan gelaran dibawah, sambil ngopi, entah apa saja yang dicetuskan untuk mendapatkan ide-ide yang baik, kemungkinan besar jika dibiarkan terus menerus akan menjadi Pasar tumpah dari pedagang asongan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan barang-barang antik dan barang bekas lainnya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kinantisekardjagad/pasar-antik-triwindu-solo-terkenal-sampai-mancanegara_54f3a7987455139e2b6c7bd0
Sebelumnya di sekitar pasar triwindu atau daerah ngarsopuro adalah tempat perdagangan barang barang antik/kuno dan juga barang modern/baru yang kumuh banyak toko toko yang berdiri di sepanjang jalan, barang barang yang di jual di gelar terbuka di pinggir jalan , banyak pedagang asongan membwa gerobak , dari pedagang onderdil sepeda, onderdil motor ,mobil , dan pedagang barang antik / kuno. semua barang bekas kita bisa dapatkan di sini,

pemerintah kota dalam tahun kedepan merenovasi seluruh tatanan kota di sekitar ngarsopuro. membongkar toko toko yang berdiri di sekitar jalan ngarsopuro, membersihkan dan menjadikan tempat tsb menjadi tempat yang enak di pandang mata. termasuk membangunkan/ merenovasi pasar di sebelah timur jalan yaitu pasar Triwindu yang menjadi bangunan yang kokoh bersih bertingkat tertata rapi, nyaman ,dengan bernuansa jawa etnik. sehingga pengunjung bisa betah melihat dan membeli barang antik di pasar ini, dampaknya positifnya para wisatawan maupun turis mancanegara akan banyak mampir di pasar Triwindu, pasar klitikan ini

Sebelum direnovasi, Pasar Triwindu yang merupakan Pasar Rakyat ini terlihat kumuh, kotor dan pengap, kurang terawat, dagangannya diletakkan ditempat terbuka, biasanya pembeli dan penjual lesehan dengan gelaran dibawah, sambil ngopi, entah apa saja yang dicetuskan untuk mendapatkan ide-ide yang baik, kemungkinan besar jika dibiarkan terus menerus akan menjadi Pasar tumpah dari pedagang asongan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan barang-barang antik dan barang bekas lainnya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kinantisekardjagad/pasar-antik-triwindu-solo-terkenal-sampai-mancanegara_54f3a7987455139e2b6c7bd0
Sebelum direnovasi, Pasar Triwindu yang merupakan Pasar Rakyat ini terlihat kumuh, kotor dan pengap, kurang terawat, dagangannya diletakkan ditempat terbuka, biasanya pembeli dan penjual lesehan dengan gelaran dibawah, sambil ngopi, entah apa saja yang dicetuskan untuk mendapatkan ide-ide yang baik, kemungkinan besar jika dibiarkan terus menerus akan menjadi Pasar tumpah dari pedagang asongan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan barang-barang antik dan barang bekas lainnya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kinantisekardjagad/pasar-antik-triwindu-solo-terkenal-sampai-mancanegara_54f3a7987455139e2b6c7bd0
Sebelum direnovasi, Pasar Triwindu yang merupakan Pasar Rakyat ini terlihat kumuh, kotor dan pengap, kurang terawat, dagangannya diletakkan ditempat terbuka, biasanya pembeli dan penjual lesehan dengan gelaran dibawah, sambil ngopi, entah apa saja yang dicetuskan untuk mendapatkan ide-ide yang baik, kemungkinan besar jika dibiarkan terus menerus akan menjadi Pasar tumpah dari pedagang asongan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan barang-barang antik dan barang bekas lainnya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kinantisekardjagad/pasar-antik-triwindu-solo-terkenal-sampai-mancanegara_54f3a7987455139e2b6c7bd0
Sebelum direnovasi, Pasar Triwindu yang merupakan Pasar Rakyat ini terlihat kumuh, kotor dan pengap, kurang terawat, dagangannya diletakkan ditempat terbuka, biasanya pembeli dan penjual lesehan dengan gelaran dibawah, sambil ngopi, entah apa saja yang dicetuskan untuk mendapatkan ide-ide yang baik, kemungkinan besar jika dibiarkan terus menerus akan menjadi Pasar tumpah dari pedagang asongan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan barang-barang antik dan barang bekas lainnya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kinantisekardjagad/pasar-antik-triwindu-solo-terkenal-sampai-mancanegara_54f3a7987455139e2b6c7bd0
Sebelum direnovasi, Pasar Triwindu yang merupakan Pasar Rakyat ini terlihat kumuh, kotor dan pengap, kurang terawat, dagangannya diletakkan ditempat terbuka, biasanya pembeli dan penjual lesehan dengan gelaran dibawah, sambil ngopi, entah apa saja yang dicetuskan untuk mendapatkan ide-ide yang baik, kemungkinan besar jika dibiarkan terus menerus akan menjadi Pasar tumpah dari pedagang asongan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan barang-barang antik dan barang bekas lainnya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kinantisekardjagad/pasar-antik-triwindu-solo-terkenal-sampai-mancanegara_54f3a7987455139e2b6c7bd0
Sebelum direnovasi, Pasar Triwindu yang merupakan Pasar Rakyat ini terlihat kumuh, kotor dan pengap, kurang terawat, dagangannya diletakkan ditempat terbuka, biasanya pembeli dan penjual lesehan dengan gelaran dibawah, sambil ngopi, entah apa saja yang dicetuskan untuk mendapatkan ide-ide yang baik, kemungkinan besar jika dibiarkan terus menerus akan menjadi Pasar tumpah dari pedagang asongan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan barang-barang antik dan barang bekas lainnya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kinantisekardjagad/pasar-antik-triwindu-solo-terkenal-sampai-mancanegara_54f3a7987455139e2b6c7bd0
Patung orang jawa di pasar Triwindu

kita akan menemui berbagai barang kuno atau antik di daerah ngarsopuro , nama tempantya pasar triwindu, kota solo di tempat ini kita akan merasakan kembali ke jaman dahulu zaman dimana kehidupan sehari hari rakyat indonesia menggunakan alat alat tradisional yang masih tersimpan dengan baik oleh para penjual dan pengumpul benda benda yang antik disini , yang dapat kita cari disini mulai patung, barang barang seni musik , alat alat kantor jaman dahulu (mesin ketik, microphone, mesin jahit, lampu lampu ruangan, ) bahan kita bisa menemukan logam mulia seperti koin mata uang,, dan logam logam lainnya yang terbuat dari besi, perak, kuningan

perabot rumah tangga antik

Barang antik yang ada di Pasar Triwindu tidak melulu dari Jawa atau pulau lain Negeri ini saja banyak juga bawaan dari Eropa, terutama pada masa penjajahan, barang-barang antik yang ditinggalkan cukup banyak, dari Negeri Cina, India dan Asia lainnya. Begitu termasurnya Nusantara tercinta ini diabad sebelum kini, berarti pengunjung pada zaman dulu sudah cukup banyak sehingga banyak peninggalan-peninggalan yang masih tersisa sedemikian bermacamnya

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kinantisekardjagad/pasar-antik-triwindu-solo-terkenal-sampai-mancanegara_54f3a7987455139e2b6c7bd
Barang antik yang tersedia di pasar Triwindu bukan hanya barang yang berasal dari daerah jawa saja , akan tetapi banyak barang antik peninggalan jaman dahulu yag berasal dari eropa, india, negeri cina , dan termasuk barang barang nusantara indonesia. sejak jaman dulu sudah banyak pengunjung di pasar ini.

barang yang di dapatkan di pasar Triwindu ini, berasal dari sebagian abdi dalam keraton yang menjual koleksinya karena kebutuhan, diantara lainnya para pedagang berburu di pasar klitikan notoharjo yang setiap pagi menjual barang barang asongan barang barang bekas. dari pengumpulan dari berbagai daerah jawa. dan mereka berburu di berbagai pedesaan yang memiliki barang langka atau kuno, apalagi menemui seseorang yang mempunyai darah ningrat keraton, barang barang yang di jual cukup tinggi biasanya barang yang berasal dari abdi dalem yang mencapi puluhan juta rupiah.
contoh barang yang cukup laris di pasaran berupa keris.